;
SELAMAT DATANG DI BLOG "INBOXKITA"
Warning !

Tuesday, June 25, 2013

Program Anti D.O (Drop Out) Mendikbud

DOWNLOAD

Tuesday, June 25, 2013

Program Anti D.O (Drop Out) MendikbudKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencanangkan program anti Drop Out (D.O) untuk para siswa wajib belajar. Ke depan program ini akan digiatkan hingga tingkat rukun warga (RW) agar setiap anak Indonesia tidak putus sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menuturkan, pihaknya ingin menekan angka D.O yang masih terbilang tinggi di Indonesia. Saat ini setiap kabupaten/ kota di seluruh Indonesia diwajibkan membuat gerakan anti-D.O.
"Ada posko D.O yang akan terus 'mengejar' anak-anak yang D.O agar meneruskan belajar. Posko ini sampai tingkat RW, bekerja sama dengan Pemda," ujar Nuh saat mengakhiri kunjungannya di Padang, Senin (24/6).

Wamendikbud, Musliar Kasim pun turut serta dalam kunjungan menteri ke Padang. Ia meresmikan posko anti-D.O yang dibuka di kota Padang. Menurut dia, masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak mengenyam pendidikan wajib belajar.
Terbukti dari data APK yang menyebutkan masih sekitar 4 persen anak SD dan 22 persen di tingkat SMP yang tak terjangkau pendidikan. "Tentu saja hal ini sangat disayangkan dan harus segera diatasi," ujarnya saat sambutan peresmian di Universitas Putera Indonesia (UPI) Padang, Senin (25/6).

Dengan adanya posko anti-D.O, Musliar melanjutkan, maka partisipasi anak dalam pendidikan terus digenjot. Denga begitu, seluruh anak Indonesia dapat memenuhi wajib belajar.
Sebab, pendidikan masyarakat yang rendah membuat kesejahteraan sulit didapat. "Banyak pekerja di Indonesia yang hanya lulusan SD, atau SMP, bahkan tidak lulus," ujarnya.
Selain meresmikan posko anti-DO, Musliar juga mencanangkan Padang sebagai kota pendidikan inklusi. Sebelumnya, Wamendikbud juga mencanangkan hal sama di Kota Bandung. Ia pun mengapresiasi dua kota tersebut dalam kepedulian terhadap anak inklusi.
Menurut dia, jumlah sekolah inklusif di Indonesia masih sangat minim. Di seluruh nusantara, hanya terdapat 2.603 sekolah inklusif. Jumlah yang sangat miim dibanding kebutuhan anak-anak inklusi yang taj sedikit jumlahnya.

Adapun kunjungan meteri dan wakilnya ke Padang kali ini merupakan kegiatan kunjungan penerima bidik misi. Dua rumah mahasiswa penerma bidik misi dari Universitas Andalas (Unand) dikunjungi pejabat negara tersebut.
Selain itu, Mendikbud juga meresmikan bangunan baru UNAND yang direnovasi pasca gempa 2009 lalu, serta membuka acara MTQ Nasional tingkat mahasiswa.


ARTIKEL LAINNYA :
inboxkita's Profile on Ping.sg
SEMOGA INFORMASI INI BERMANFAAT BAGI ANDA

Agung Budianto - 6:59 AM
INFORMASI TERBARU :

Pengumuman Resmi Hasil Tes Tulis SBMPTN 2013
METODE BARU : CARA MENYUSUN LAPORAN PTK YANG BAIK DAN BENAR New !
Klasemen PERSENGA NGANJUK DIVISI UTAMA LPIS 2013
DOWNLOAD FILM 5 CM (2012) FULL MOVIE DVDRip 580p 600MB New !
Iklan Terbaik Indonesia 2013 Di blog InboxKITA

DROWSSAP